Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over :
- Router – Router
- PC – Router
- Switch – Hub
- Switch – Switch
Ketentuan Konfigurasi Interface antar device yaitu :
- Router – Router : Serial (Konektor warna merah yaitu menggunakan Serial DTE)
- Router – Switch : FastEthernet (Bisa menggunakan Ethernet tapi lebih direkomendasikan menggunakan FastEthernet karena lebih cepat)
- Switch – PC : FastEthernet
Catatan :
- Sterling dengan fastethernet0/0 terhubung ke Switch1 menuju PC1 dan PC2.
- Hoboken dengan fastethernet0/0 terhubung ke Switch2 menuju PC3 dan PC4.
- Waycross dengan fastethernet0/0 terhubung ke Switch3 menuju PC5 dan PC6.
- Masing masing router terhubung melalui Sterling–Hoboken= Serial 2/0 dan Hoboken–Waycross= Serial 3/0
Setting Fastethernet dan serial dengan cara CLI :
Router Sterling – Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#configure terminal
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router Hoboken – Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#configure terminal
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router Waycross – Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#configure terminal
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router Sterling – Serial 2/0 :Router#en Router#configure terminal Router(config)#int s2/0 Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.0.0.0 Router(config-if)#no shut Router(config-if)#exRouter Hoboken – Serial 2/0 :Router#en Router#configure terminal Router(config)#int s2/0 Router(config-if)#ip add 10.10.10.2 255.0.0.0 Router(config-if)#no shut Router(config-if)#exRouter Hoboken – Serial 3/0 :Router#en Router#configure terminal Router(config)#int s3/0 Router(config-if)#ip add 11.11.11.1 255.0.0.0 Router(config-if)#no shut Router(config-if)#exRouter Waycross- Serial 3/0 :Router#en Router#configure terminal Router(config)#int s3/0 Router(config-if)#ip add 11.11.11.2 255.0.0.0 Router(config-if)#no shut Router(config-if)#exada saat menghubungkan serial, Router Sterling dengan serial 2/0 dan Hoboken serial 2/0, hal ini harus satu Jaringan tetapi harus berbeda hostnya dengan ketentuan harus membedakan IP kelasnya. Setting konfigurasi seperti di atas merupakan contoh sederhana agar lebih mudah untuk diingat.Setelah selesai setting koneksi antar Router dan switch, Berikutnya yaitu melakukan pengaturan IP pada PC1, PC2, PC3, PC4, PC5 dan PC6
Setting IP pada masing masing perangkat yang akan dihubungkanFastethernet untuk Default Gateway pada PC 1 harus diisi dengan konfigurasi IP Fastethernet Router Sterling karena pada PC1, PC2 Terhubung ke Router Sterling melaui switch. Begitu juga dengan PC3, PC4 dengan Hoboken, dan PC5, PC6 dengan Waycross.
PC 1IP Address : 192.168.1.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.1.1PC 2IP Address : 192.168.1.3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.1.1PC 3IP Address : 192.168.2.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.2.1PC 4IP Address : 192.168.2.3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.2.1PC 5IP Address : 192.168.3.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.3.1PC 6IP Address : 192.168.3.3 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Getway : 192.168.3.1Konfigurasi di atas dapat dilakukan dengan mudah melalui pengaturan yang terdapat pada : Pilih PC > masuk ke Desktop > IP Configuration6. Setelah selesai melakukan konfigurasi pada device yang akan terhubung, kini tinggal Setting IP Route (DINAMIC). Pengaturan ini dibutuhkan ketilitian sehingga jaringan dapat berjalan dengan normal.Selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi IP Route (RIP) yang mana pada RIP Versi 1, tidak mengenal dengan yang namanya subnet mask, namun nantinya pada Versi yang ke 2 sudah mengenal dengan Subnet MaskSetelah memahami penjelasan yang telah disebutkan diatas berikut ini merupakan konfigurasi pengaturan IP Route Statis : Network yang terdapat pada pengaturan konfigurasi RIP nantinya diisi dengan menggunakan IP Serial serta Fastethernet yang terdapat didalam router itu sendiri, yaitu Host Terkecil yang mana diisi dengan 0. Contoh : pada Router Sterling terdapat 2 IP yaitu :
- f0/0 : 192.168.1.1 lalu diisi dengan 192.168.1.0
- S2/0 : 10.10.10.1 lalu diisi dengan 10.10.10.0

Nilai : 90
BalasHapusNext Soal
"Judul Entri"
(Simulasi Jaringan Dengan Apk. CISCO Merangkai Jaringan Fiber Optik dengan Topologi MESH dan STAR )
Komponen :
4 Router (PT-Router)
4 Switch (PT-Switch)
8 PC (PT-PC)
Kabel :
Serial dan Fast Ethernet
IP dan Topologi :
IP Kelas B dengan topologi MESH
IP Kelas C dengan topologi STAR